Jumat, 01 Maret 2013

Biaya Pendidikan di ITB


Rekan-rekan,

Sesuai dengan apa yang telah di paparkan oleh pak Prof. Kadarsah dan Ibu Marlia Singgih di Hang Lekiu minggu lalu, berikut ini adalah informasi yang lebih lengkap tentang biaya kuliah di ITB :

- Mulai tahun 2013 tidak ada lagi biaya pendidikan di muka ( yang dulu besarnya Rp. 55 juta). Biaya ini di nol kan.
- Biaya kuliah per semester besarnya adalah Rp. 0 sampai Rp. 10 juta, tergantung pada keadaan ekonomi keluarga. Tujuannya agar tidak ada orang yang tidak bisa kuliah di ITB karena masalah ekonomi keluarga.
- 20 % kursi mahasiswa baru disediakan untuk mahasiswa yang berasal dari ekonomi lemah. Mereka mendapat beasiswa bidik misi. Jadi selain biaya kuliah per semester nya Rp 0. mereka juga mendapatkan beasiswa biaya hidup.
- lalu yang 80% mahasiswa baru lainnya, biaya kuliah nya ada yang di disubsidi 0 %, 25 %, 50 % dan 75 %. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, hanya sekitar 20 % saja yang membayar penuh ( subsidinya 0%)

Melalui e-mail ini saya mengajak semua alumni untuk mengkomunikasikan soal biaya kuliah ini dengan lengkap kepada masyarakat luas, agar tidak timbul persepsi bahwa ITB hanya untuk orang kaya. ITB UNTUK SEMUA.

Salam hangat penuh semangat
Betti Alisjahbana

Kamis, 28 Februari 2013

Hindari Jebakan Rutinitas Berumah Tangga

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

ilustrasi - http://www.epa.gov


Tata kembali rumah anda. Dengan barang-barang dan perabotan yang sama, kita bisa memberikan nuansa yang berbeda untuk keindahan rumah. Ruang keluarga bisa ditata ulang penempatan barang-barangnya, ruang tamu ditata ulang penempatan kursinya. Dimana meletakkan televisi, dimana meletakkan komputer, dimana meletakkan rak buku, semua bisa ditata ulang, sehingga akan menghadirkan suasana yang baru di rumah yang lama.

 *********************************************************************************************************
Anda pasti sudah sangat sering membaca kisah tentang pembelah kayu berikut ini. Dahulu kala, seorang lelaki yang memiliki fisik kuat melamar pekerjaan ke sebuah pabrik pengolahan kayu. Ia diterima sebagai tukang pembelah kayu dan mendapatkan bayaran sesuai keinginan. Ia pun sangat bergembira dan bersemangat, karena bayaran yang didapatkan cukup besar dan sangat berarti baginya.
Pimpinan pabrik memberi ia gergaji dan menunjukkan batang kayu yang harus  dibelah. Pada hari pertama bekerja ia bisa membelah 21 batang kayu. “Hebat ! Kamu mampu membelah 21 batang kayu. Jika kamu bisa mempertahankan, nanti di akhir pekan kamu akan mendapatkan bonus,” kata pimpinan.
Mendengar janji bonus, lelaki itu semakin bersemangat bekerja. Namun pada hari kedua kerja, ia hanya bisa membelah 19 batang kayu. Hari ketiga ia berusaha semakin keras, namun hanya bisa membelah 17 batang. Hari keempat prestasinya turun lagi, ia hanya mampu membelah 15 batang. Hari demi hari semakin sedikit batang kayu yang bisa ia belah.
“Mengapa aku bisa kehilangan prestasi? Padahal tubuhku sangat kuat,” pikir pembelah kayu. Ia pun menemui pimpinan dan meminta maaf atas kinerjanya yang semakin menurun. Ia tidak tahu apa yang terjadi.
“Kapan terakhir kali kamu mengasah gergajimu?” tanya pimpinan.
“Mengasah gergaji? Saya tak punya waktu untuk mengasah kapak. Saya sibuk membalah kayu dan tidak berpikir untuk mengasahnya….”
“Berhentilah sejenak. Asah gergajimu, dan kamu nanti akan mendapatkan hasil yang semakin baik”, kata pimpinan.
Kisah di atas memang sangat inspiratif. Jebakan rutinitas bisa membuat kita kehilangan kemampuan berprestasi. Bekerja membelah batang-batang kayu membuat jenuh, gergaji menjadi tumpul, dan prestasi kerja pun cenderung menurun. Maka harus ada waktu untuk berhenti sejenak, mengasah gergaji, istirahat dari rutinititas, dan mengumnpulkan kembali semangat serta tenaga.
Kita semua memerlukan jeda, untuk merenung, berpikir, berkontemplasi, dan mengambil energi baru dalam kehidupan. Jika tidak menyempatkan waktu untuk mengasah “gergaji” kita, justru akan membuat kita menjadi tumpul, jenuh dan kehilangan kemampuan untuk mengukir prestasi.
Jebakan Rutinitas Berumah Tangga
Dalam kehidupan berumah tangga, sangat banyak jebakan rutinitas di dalamnya. Menjadi suami, seringkali hanya melakoni rutinitas kehidupan keseharian. Bangun pagi, membaca koran, sarapan, berangkat kerja, makan siang, pulang kerja, makan malam, tidur, dan begitu seterusnya. Mengerjakan hal-hal sama yang berulang setiap hari.
Menjadi isteri juga melakoni rutinitas yang menjenuhkan. Bangun pagi, menyiapkan sarapan, mengurus keperluan anak berangkat sekolah, bekerja, menemani anak belajar di rumah, tidur, dan begitulah yang selalu terjadi setiap hari. Mengerjakan hal-hal sama setiap hari, sehingga tidak ubahnya menjadi mesin yang mekanis.
Ketika suami dan isteri berada dalam situasi meknistik setiap hari, karena mengerjakan rutinitas yang membosankan, akan mudah memunculkan kejenuhan. Cinta dan kasih sayang antara suami dan isteri semakin lama bisa semakin meredup, tergilas oleh jebakan rutinitas keseharian. Kehangatan hubungan suami dan isteri, perlahan bisa mengalami kejenuhan dan kejumudan.
Perhatikan, betapa banyak hal-hal yang bisa menjebak kita untuk mengalami kejenuhan. Rumah tidak berubah, sejak sepuluh tahun terakhir tidak ada renovasi sama sekali. Tidak ada pembaruan cat, tidak ada perubahan tata letak barang-barang, tidak ada perubahan fungsi ruang. Dari dulu sejak pertama kali menempati rumah, semua serba tetap. Kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, semua tetap seperti sedia kala. Masuk rumah selalu melihat hal yang sama.
Berhenti Sejenak, Hangatkan Cinta
Ambil waktu liburan bersama, misalnya saat anak-anak libur sekolah. Liburan tidak selalu harus melakukan perjalanan jauh ke tempat wisata. Apalagi ketika kondisi ekonomi sedang tidak mendukung. Cukuplah liburan di rumah saja, untuk menata ulang seluruh bagian ruangan. Bicarakan bersama bagaimana penataan ruang, penataan barang-barang, pembaruan cat, pilihan warna cat untuk bagian depan rumah, untuk bagian ruang keluarga, untuk kamar tidur, dan lain sebagainya.
Tata kembali rumah anda. Dengan barang-barang dan perabotan yang sama, kita bisa memberikan nuansa yang berbeda untuk keindahan rumah. Kamar tidur bisa ditukar, kamar tidur anak-anak dipindah ke kamar tidur orang tua, sementara orang tua menempati kamar tidur tamu. Ruang keluarga bisa ditata ulang penempatan barang-barangnya, ruang tamu ditata ulang penempatan kursinya, dan lain sebagainya. Dimana meletakkan televisi, dimana meletakkan komputer, dimana meletakkan rak buku, semua bisa ditata ulang, sehingga akan menghadirkan suasana yang baru di rumah yang lama.
Saya termasuk orang yang senang memindah-mindah barang, membuat perubahan fungsi ruang, dan menata ulang semua ruangan. Di rumah yang sama, suasananya sering berbeda-beda. Tetangga yang sering membantu saya dalam angkat-angkat barang saat memindah tempat, berkomentar penuh keheranan. “Saya sudah mengangkat almari ini puluhan kali”, katanya.
Ketika saya mengubah posisi almari dan perabotan rumah lainnya, sekaligus bisa membersihkan semua bagian yang jarang disapu karena tertutup perabotan. Dengan demikian, selain membuat suasana yang berbeda, sekaligus membersihkan semua bagian ruangan. Saya bisa menghabiskan waktu empat hari berturut-turut untuk menata ulang dan membersihkan semua bagian ruangan. Memang memerlukan tenaga ekstra, namun hasilnya sangat memuaskan. Tampak suasana baru di rumah yang lama.
Jangan lupa, libatkan semua anggota keluarga dalam menata rumah, sehingga sekaligus menjadi kegiatan liburan yang mengasyikkan bagi mereka. Kadang ketika memindah-mindah barang, mereka menemukan berbagai permainan atau perlengkapan sekolah yang dulu dianggap hilang. Mereka akhirnya asyik bermain dengan permainan lama yang ditemukan kembali di bawah almari atau di bawah bed tempat tidur.
Ini hanyalah contoh sederhana menghindarkan diri dari jebakan rutinitas yang menjenuhkan. Berhenti sejenak, tata ulang rumah anda. Disana anda akan mendapatkan kehangatan cinta.

Senin, 25 Februari 2013

Hati hati dengan Cermin 2 Arah di Toilet

INFO PENTING BUAT PARA WANITA..... BAGI YG BUKAN, SAMPAIKAN KE SIAPA SAJA, YANG PENTING WANITA.

Ketika anda masuk ke toilet umum, kamar hotel, fitting room, resto, salon, spa dll, kebanyakan dari anda yakin bhw cermin yg menggantung di dinding kelihatannya spt cermin biasa... Tp sesungguhnya itu memang benar-benar cermin BIASA, atau itu cermin 2 ARAH (orang di belakang cermin itu bisa melihat anda, dan anda tdk dpt melihat mrk), spt cermin pd ruang interogasi kantor polisi yg sering kita saksikan di film.
Bnyk kasus di mana org iseng memasang cermin 2 ARAH di dlm ruang ganti pakaian wanita atau di toilet wanita, terkadang ini ulah nakal OKNUM di situ tnpa sepengetahuan pemilik toko / resto / hotel / salon / spa.
Sangat sulit mengidentifikasi permukaannya hanya dgn melihatnya saja. Bagaimana menentukan dgn pasti apakah cermin itu adlh cermin BIASA atau cermin 2 ARAH..??

LAKUKAN TEST SEDERHANA or TEST KUKU JARI... Caranya, letakkan ujung kuku anda di atas permukaan cermin :
Jika ADA jarak (gap) antara kuku dan bayangan kuku anda di cermin... bsa dikatakan itu adalah cermin BIASA... Aman!
Jika TIDAK ADA jarak (gap), artinya kuku anda lngsung menyentuh bayangan kuku anda di cermin itu adlh cermin 2 ARAH... Sebaiknya Segera Tinggalkan ruangan itu!
Ini cara sederhana tp efektif, anda bsa menyelamatkan diri anda , anak gadis anda, teman wanita anda dari 'perkosaan visual'.
Bnyk wanita tdk menyadari tlh menjadi korban, ingat kasus bbrp thn lalu sekelompok artis direkam aktivitasnya di sebuah toilet studio photo.
Meski anda bukan artis, hal ini tetap dpt menjadi alat PEMERASAN dll, teknologi skrg memudahkan mrk beraksi merekam aktivitas pribadi anda di toilet... dgn HP seharga 500 ribu...!! Bayangkan kalau itu di-upload di internet via Facebook, Twitter dll. Ingatlah selalu.. setiap kali anda melihat cermin di tempat umum tadi... lakukan TEST KUKU JARI...!!

Detil info http://forpiko.com/berita-574-warning-hatihati-terhadap-cermin-2-arah-di-toilet-umum-dan-hotel-.html#.USWVCKUXH5Z
By: Riyan Ai

Selasa, 05 Februari 2013

Kevin Carter Fotografi Yang Bunuh Diri Setelah Menerima Penghargaan


Penghargaan tertinggi bidang fotografi jurnalistik "Pulitzer Prize" pada tahun 1994, jatuh pada foto seorang gadis yang menangis kelaparan dan berusaha merangkak kelelahan menuju camp pengungsian PBB yang berjarak 1 kilometer dari tempatnya. Ia tanpa pakaian, kurus dengan tulang menonjol dimana-mana, sementara di belakangnya ada burung pemakan bangkai yang sudah mencium 'bau kematian' gadis kecil tersebut.
Foto tersebut diambil di Sudan, Afrika Utara pada Maret 1993, oleh seorang wartawan bernama Kevin Carter, yang mendengar suara tangis anak tersebut. Ia sempat menunggu selama 20 menit supaya burung pemakan bangkai itu pergi, tetapi akhirnya mengambil foto gadis itu karena burung tersebut tidak juga meninggalkan gadis tersebut. Kemudian ia meninggalkannya.
Begitu foto tersebut dipublikasikan oleh harian "New York Times", redaksi menerima begitu banyak telepon menanyakan kabar gadis itu:
"Apakah dia tewas?"
"Apakah dia bisa sampai ke camp/food-center PBB?"
"Apakah dia dimakan burung pemakan bangkai?"
"Bagaimana saya bisa menolong gadis tersebut?", dan...
"Mengapa Kevin tidak segera menolong anak itu?!"
Dua bulan setelah menerima penghargaan bergengsi tersebut, Kevin mati bunuh diri karena dihantui pemandangan tersebut. Mungkin dia menyesal, tidak menolong anak kelaparan tersebut.
Teman-teman. Penyesalan memang selalu datang terlambat. Mari, selagi masih ada kesempatan berbuat baik, kita berbuat baik dengan tidak jemu-jemu. Jangan sampai kita menyesali diri karena kesempatan berbuat baik itu sudah tertutup.


Selasa, 22 Januari 2013

Mengapa Saya?

Bismillahirrahamanirrahim

Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari Amerika yang memenangkan tiga gelar juara Grand Slam; Amerika Open (1968), Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975). Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.

Seorang penggemar menulis surat padanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?" Ashe menjawab, "Di dunia ini ada 50 juta anak yang ingin bermain tenis, di antaranya 5 juta orang yang bisa belajar bermain tenis, 500 ribu belajar menjadi pemain tenis profesional, 50 ribu datang ke arena untuk bertanding, 5.000 mencapai turnamen grand slam, 50 orang berhasil sampai ke Wimbledon, empat orang di semi final, dua orang berlaga di final. Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, 'Mengapa saya?' Jadi ketika sekarang saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan, 'Mengapa saya?'"

Sebagai orang mukmin tentu kita harus bertanya kepada diri sendiri apa maksud Allah menimpakan musibah / penyakit ini agar kita bisa menyikapi musibah itu sesuai keinginan Allah. Karena tidaklah Allah menimpakan musibah kepada seseorang tanpa ada maksud apapun.
Ada 4 ayat dalam Al Qur’an dan 1 hadits yang harus kita tadabburi kalau musibah itu menimpa diri atau keluarga kita sendiri yaitu;
1. Surat An Nisa ayat 79 :
”Kebajikan apapun yang kamu peroleh adalah dari sisi Allah dan keburukan apapun yang menimpamu itu dari (kesalahan) dirimu sendiri.
2. Surat Asy-Syura ayat 30 :
”Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)
3. Surat Al Hadid ayat 22 :
”Setiap bencana /musibah yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum kami mewujudkannya.
4. Surat At Tagabun ayat 11 :
”Tidak ada musibah yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allah, dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
5. Sebuah hadits yang artinya
”Barangsiapa yang dikehendaki Allah meraup kebaikan maka diberikan musibah kepadanya”, ( HR. Bukhari)
Sedangkan jika musibah itu menimpa orang lain yang paling tahu termasuk point yang mana diantara ayat Al Qur’an dan hadits yang disebut diatas adalah yang bersangkutan dan Allah saja, kita sebagai orang luar hanya sebatas menduga saja. Misalnya apa yang terjadi pada mas Kukuh saya menduga termasuk pada point 3,4 dan 5. Sedangkan yang terjadi pada anaknya Pak Hatta Rajasa dan pak Dahlan Iskan termasuk point 1 dan 2. Wallahualam, yang Maha Tahu hanya Allah SWT. Dan seandainya dugaan saya terhadap mas Kukuh benar dan mas Kukuh bisa sabar menjalaninya saya yakin mas Kukuh akan dapat pahala tanpa batas.


Pahala Tanpa batas
Hadits-hadits lainnya yang berkenaan dengan musibah yang kita alami;
1. Rasulullah saw bersabda, ”Cobaan tak henti2nya ditimpakan kepada orang2 beriman, baik laki2 maupun perempuan, terhadap diri, anak dan hartanya, hingga ia bertemu Allah tanpa membawa dosa sedikitpun.” (HR.Tirmidzi).
2. Rasulullah saw bersabda, ”Besarnya pahala berbanding lurus dengan besarnya cobaan. Jika Allah menyukai suatu kaum, niscaya Dia akan memberinya cobaan. Barang siapa yang menerimanya, maka ia mendapat ridha Allah, dan barang siapa yang marah terhadapNya, maka ia mendapatkan kemarahan-Nya.” (HR.Tirmidzi).
3. Rasulullah saw bersabda, ”Jika Allah menghendaki kebaikan untuk hamba-Nya, Dia menyegerakan hukuman atas dosanya di dunia. Sedangkan jika Allah menghendaki keburukan untuk hamba-Nya, Dia akan menunda hukuman atas dosanya hingga hari kiamat.” (HR.Tirmidzi).
4. Rasulullah saw bersabda, ”Barang siapa yang dikehendaki baik oleh Allah, niscaya Allah akan memberi musibah kepadanya. (HR. Bukhari).
5. Rasulullah saw bersabda,”Dan tidaklah seorang muslim terkena hal yang menyakitkan - duri atau yang lain - kecuali Allah ampuni kesalahan2nya. Dosa2nya dihapus seperti pohon yang merontokkan daun2nya.(Muttafaq’alaih).
6. Rasulullah saw bersabda, ”Segala sesuatu yang menimpa seorang muslim baik berupa rasa letih, gelisah, sedih, gangguan, gundah gulana maupun duri yang mengenainya (adalah ujian baginya). Dengan ujian itu, Allah mengampuni dosa2nya. (Muttafaq’alaih).
7. Rasulullah saw bersabda, ”Sungguh unik urusan orang yang beriman itu. Semua urusannya, baik baginya. Hal itu hanya dimiliki oleh orang yang beriman. Jika dia memperoleh kegembiraan, dia bersyukur dan itu baik baginya. Jika ditimpa kesulitan, dia bersabar dan itu baik baginya.(HR.Muslim)

Ada dosa-dosa kita yang tidak cukup dihapus hanya dengan Istighfar atau amal sholeh yang kita lakukan dan ada pahala tanpa batas yang Allah akan berikan kepada kita. Pahala tanpa batas ini jauh melampui sholat berjamaah 27 x, Infaq di jalan Allah 10x sampai 700x, sholat di mesjid Nabawi 10000 atau sholat di Masjidal Haram 100.000 x yaitu pahala yang hanya akan Allah berikan kepada orang-orang yang bersabar seperti yang Allah Firmankan dalam Surat Az-Zumar ayat 10; Katakanlah (Muhammad), ”Wahai hamba-hambaku yang beriman! Bertakwalah kepada TuhanMu.” Bagi orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahala tanpa batas.
Ada sebuah cerita berkenaan ayat ini. Saya mempunyai seorang teman wanita (akhwat) yang berusia sekitar 35 tahun,yang 2 tahun lalu menunaikan haji. Seperti umumnya sebagian besar atau semua? wanita yang masih haid biasanya mereka di tanah air disuntik supaya tidak mendapat haid di tanah suci. Si akhwat ini juga melakukan yang sama, tapi ternyata Allah hendak memperlihatkan kekuasaan-Nya, kalau ketentuan-Nya itu tak bisa ditolak. Akhwat ini tetap mendapat haid dan lama tidak selesai2, karena keluarnya sedikit-sedikit. Padahal biasanya haidnya hanya 3 hari. Sehingga tiap mau ke mesjid mandi junub dulu, bahkan malam haripun mandi demi mengejar pahala 100.000 x itu. Entah karena kecapean akhirnya dia sakit dan tidak bisa ke mesjid, dia merasa sedih sekali kemudian dia baca Al-Qur’an pas dibuka itu adalah halaman dimana ada ayat ini. Akhirnya dia sadar dan segera istighfar kepada Allah untuk mohon ampun, Allah telah menyediakan pahala tanpa batas bila dia mau bersabar akan ketentuan yang telah Allah tetapkan, mengapa dia ngotot ingin mendapatkan pahala yang 100.000 x itu. Dengan keikhlasannya menerima takdir Allah tadi akhirnya haidnya berhenti dan bisa sempurna menunaikan rukun haji. Subhanallah. Mudah-mudahan kisah ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua. Aamiin.

Senin, 21 Januari 2013

Perguruan Tinggi Kedinasan

Info Perguruan Tinggi Kedinasan yang mungkin bermanfaat buat anak sendiri, ponakan, atau anak tetangga yang ingin kuliah tapi gak pengen membebani biaya kuliah kepada orang tua.
Selain itu, begitu tamat kuliah, langsung ditempatkan di Kementerian/Lembaga RI yang terkait:
STPDN/IPDN – Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.bkd.prov.go.id
STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), pendaftaran online (4 april s.d. 20 Mei 2013 di www.stis.ac.id). Lokasi kuliah Jakarta
AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi (Sekolah Tinggi Enerji dan Mineral) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id
MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo). Pendaftaran online di www.mmtc.ac.id. Lokasi kuliah di Yogyakarta
STSN – Sekolah Tinggi Sandi Negara – di bawah Lembaga sandi Negara. Pendaftaran online di www.stsn-nci.ac.id Lokasi kuliah di Bogor
STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di bawah Badan Pertanahan Nasional RI. Pendaftaran online di www.stpn.ac.id Lokasi kuliah Yogyakarta
AKIP – Akademi Ilmu Permasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran online di www.depkumham.go.id atau www.ecpns-kemenkumham.go.id Lokasi kuliah di Depok.
Akpol - Akademi Kepolisian RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.penerimaanpolri.go.id
Akmil - Akademi Militer RI Untuk pendaftaran bisa search di www.akmil.go.id
Bisa disebarkan ke saudara kita yang anaknya sedang duduk di kelas 3 SLTA.