Minggu, 17 November 2019

Semua Orang Bisa Menulis




Dalam perjalanan Jakarta-Bogor, tadi sore, saya menerima sms dari seorang kawan di negeri Jiran, “...bukunya sudah saya terima. Jadi ngiri, kapan saya bisa bikin buku.”

Kawan itu, ketika mendengar saya menulis buku, ingin sekali mendapatkannya. Tapi, bagaimana cara memiliki itu buku, karena ia, saat itu, tinggal di Kuwait. 

Setelah agak lama kami tidak berkomunikasi, minggu lalu saya kirim pos-el minta alamat beliau di Kuwait. “Saya sekarang tinggal di Malaysia,” jawabnya. Saya pun meminta alamat lengkapnya. Hari Sabtu lalu, sekalian ke Jakarta, saya datang ke kantor TIKI di Jalan Buncit.