Jumat, 04 Oktober 2013

1 ONS bukan 100 Gram – Pendidikan yang Menjadi Boomerang


Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir tahun lalu. Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal. 
Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam buku petunjuknya menggunakan satuan pound dan ounce. Kesalahan fatal muncul karena yang bersangkutan mengartikan 1 pound = 0,5 kg. dan 1 ounce (ons) = 100 gram, sesuai pelajaran yang ia terima dari sekolah. Sebelum PHK dijatuhkan, teman saya diberi tenggang waktu 7 hari untuk membela diri dgn. cara menunjukkan acuan ilmiah yang menyatakan 1 ounce (ons) = 100 g. 

Kamis, 03 Oktober 2013

Cara Menanam buah mangga


Nama buah mangga (Mangifera indica) ini berasal dari Malayalam manga. Kata ini diindonesiakan menjadi mangga; dan pada pihak lain, kata ini dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango (bahasa Inggris) dan lain-lain. 
Nama ilmiahnya sendiri kira-kira mengandung arti: “(pohon) yang berbuah mangga, berasal dari India”.
Berasal dari sekitar perbatasan India dengan Burma, mangga telah menyebar ke Asia Tenggara sekurangnya semenjak 1500 tahun yang silam. Buah ini dikenal pula dalam berbagai bahasa daerah, seperti mempelam (Mly.), pelem atau poh (Jw.), dan lain-lain.
Pohon mangga berperawakan besar, dapat mencapai tinggi 40 m atau lebih, meski kebanyakan mangga peliharaan hanya sekitar 10 m atau kurang. Kulit batang coklat kelabu sampai kehitaman, memecah atau beralur. Bertajuk rimbun, melebar sampai 10 m.

Sabtu, 21 September 2013

Sungai Cheonggyecheon, Seoul yang Bersih dulunya Kumuh


Sejak 8 tahun terakhir, penduduk Kota Seoul punya tempat menarik untuk bersantai. Demi melepas lelah dari kepenatan, warga ibukota Korea Selatan itu tidak lagi cuma menyambangi pusat perbelanjaan atau kafe-kafe, namun cukup berkunjung ke suatu kali bersih dan berjalan-jalan di sana tanpa dipungut biaya.Kapan Ciliwung di jakarta bisa seperti ini ?
Nama kali itu Cheonggyecheon. Terletak di jantung kota, kali itu juga mampu menarik minat para turis lokal dan mancanegara. Cheonggyecheon benar-benar menawarkan daya tarik tersendiri.

Rabu, 21 Agustus 2013

Pekan Ilmiah Fisika (PIF) XXIV 2013 Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Ikutilah serangkaian acara Pekan Ilmiah Fisika (PIF) XXIV 2013 Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan kegiatan berupa Olimpiade Sains, Olimpiade Fisika, Seminar Nasional, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat SMA sederajat, LKG (Lomba Kreativitas Guru) dan kegiatan pendukung berupa Bazar, dengan tema "Berfikir dan Berkreasi Bersama Fisika Menuju Prestasi Anak Bangsa". 
Pelaksanan penyisihan tgl 22 September 2013 jam 08.00 WIB di 10 wilayah yaitu :

Sabtu, 10 Agustus 2013

Hovercraft Karya Anak Negeri

Rupanya ada beberapa perusahaan dalam negeri yang sudah berkiprah di bisnis Hovercraft ini yaitu :
PT Hoverindo
yang telah berhasil memproduksi 5 Hovercraft untuk TNI AL pada tahun 2005-2006. Program Hovercraft TNI AL ini  bermula dari proposal dua mahasiswa program doktoral di Den haag, Belanda, berkerjasama dengan perwira TNI AL kepada Pemerintah guna mendukung pembuatan kendaraan angkut amfibi berjenis hovercraft untuk kepentingan militer. Tim yang terbentuk tahun 1995 ini antara lain beranggotakan Dr Ir Leonardus Gunawan, Dr Ir Soerjanto Tjahjono, dan Laksamana (Purn) Dr Dwi Nugroho. Tim ini berusaha mencari pendanaan untuk merealisasikan ide mereka. Pada tahun 2004 mereka bertemu dengan beberapa pihak  dan akhirnya PT Hoverindo didirikan.

Pada tahun 2006 PT Hoverindo karena sesuatu hal tidak bisa melanjutkan produksinya untuk program hovercraft nasional, maka di lanjutkan dengan PT Sumber Daya Patriatama (SDP). Di tangan PT SDP berbagai macam hovercraft dapat di produksi, diantaranya dua unit hovercraft berkapasitas 6-8 penumpang untuk Pemda Boven Diguel, Papua.

Sabtu, 03 Agustus 2013

Pisang sekarang adalah mutan

Dokter pribadi kaisar Romawi Augustus Octavius, dikenal karena jasanya dalam mempopulerkan pisang pada era 63-14 SM. Pada awal abad ke-15, para pelaut Portugis membawa pisang ke Eropa. Mereka menyebutnya "banana" yang berasal dari nama aslinya (Guinea), "banema."
Pisang sudah dibudidayakan sejak zaman kuno sebelum beras. Ia tumbuh di Afrika meskipun diduga aslinya berasal dari Asia Timur dan Oceania. Pisang mencapai Amerika Utara dengan bantuan para misionaris Spanyol.
Namun saat itu, pisang bukan seperti pisang yang berwarna hijau atau kuning seperti yang kita konsumsi sekarang. Pisang aslinya berwarna merah atau hijau dan rasanya tidak manis.
Pisang yang berwarna kuning dan berasa manis sebenarnya adalah mutan yang ditemukan tahun 1836 di Jamaika oleh Jean Francois Jamaica Poujot. Ia menemukan salah satu pohon pisang di perkebunannya berbuah kuning. Ketika ia mencicipinya, ia merasakannya manis dan mulai mengembangkannya lebih banyak.
Pisang baru yang berasa lebih manis ini kemudian tersebar ke Amerika. Dulu mereka memakan pisang dengan menggunakan piring, pisau dan garpu untuk merasakan kelezatan pisang baru ini.
Jadi jangan heran bila melihat foto pisang sebelah kiri yang berwarna merah, karena memang itulah warna 'nenek moyang' pisang sebenarnya.

https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/969205_488811721206128_36237271_n.jpg