Jakarta. Selain kelulusan, ujian nasional juga menghasilkan siswa dan siswi berprestasi yang mencapai nilai tertinggi. Tahun ini terpilih 25 siswa dari masing-masing jurusan, tidak 10 siswa seperti tahun sebelumnya.
“Sekarang ada 25 anak yang nilainya tinggi, untuk kelompok IPA dan IPS. Kalau dulu cuma di Bali atau propinsi tertentu, sekarang distribusinya lebih merata ada di sejumlah sekolah di daerah-daerah,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh dalam konferensi pers di gedung Kemdikbud, Senin (19/5/2014).
Berikut rincian 10 besar peraih nilai tinggi tingkat nasional.
